Pada mulanya kincir angin digunakan
untuk memompa air dan menggiling terigu. Perkembangan teknologi menemukan
kegunaan lain pada kincir angin. Dengan sedikit rekayasa manusia kincir angin
digunakan untuk menghasilkan listrik. Pertanyaannya kemudian adalah: “Bagaimana
cara kerja kincir angin?”.
Angin merupakan sumber energi yang dapat diperbaharui dan sangat
potensial. Angin dianggap sebagai salah satu sumber energi paling praktis dan
sempurna karena bebas emisi dan gratis. Sisi terbaiknya adalah angin dapat
mengurangi beban listrik 50% hingga 80%.Pada dasarnya struktur ini terdiri dari 2 – 3 bilah kipas yang terhubung ke sebatang poros. Bilah-bilah tersebut digunakan untuk mengumpulkan energi angin yang mengalir di sekelilingnya. Sementara poros disambungkan dengan kabel ke generator, yang kemudian dihubungkan ke baterai. Generator juga disebut inti dari mekanisme ini, karena generatorlah yang mengubah energi yang terkumpul.
Setelah mengumpulkan dan mengubah energi, baterai diperlukan untuk menyimpan seluruh energi yang terkumpul, yang kemudian dihubungkan ke sistem listrik.
Urutan Cara Kerja Kincir Angin
- Pertama:
kincir angin memperlambat kecepatan angin dengan menggunakan bilah, yang cara
kerjanya serupa dengan baling-baling pesawat.
- Setelah
angin mengalir di sekeliling bilah, maka bilah mengumpulkan energi kinetik.
- Kemudian
bilah, yang terhubung ke poros penggerak, berputar pelan dan mengirimkan banyak
tenaga pemutar ke gearbox.
- Gearbox
kemudian menyesuaikan tenaga pemutar ini, dan sebagai pengganti berputar secara
pelan dengan banyak tenaga di setiap putaran, putaran menjadi semakin cepat
dengan lebih sedikit tenaga di setiap putaran.
- Saat
itulah, generator, yang terhubung ke gearbox, menghasilkan listrik melalui
sekian banyak magnet dan kawat tembaga yang terdapat di dalamnya.
Faktor penting yang memainkan peran vital pada kerja mesin ini adalah ukuran strukturnya, mengingat jumlah listrik yang dihasilkan tergantung pada ukuran struktur mesin. Semakin besar struktur, maka semakin besar tenaga yang dihasilkan untuk memutar poros, yang berarti semakin besar listrik yang bisa dihasilkan.
Mungkin Anda juga pernah melihat kincir angin dipasang di lembah atau di puncak bukit. Hal ini dikarenakan perpaduan udara panas dan dingin dapat menghasilkan angin (udara yang bergerak). Kadang kincir angin dipasang di dekat aliran air. Hal tersebut dilakukan karena perubahan suhu yang dihasilkan oleh laut dan matahari juga menghasilkan angin.
Satu fakta penting mengenai cara kerja kincir angin adalah bahwa satu turbin bisa menghasilkan 100 megawatt listrik. Bayangkan berapa banyak listrik yang dihasilkan dengan turbin besar yang digabungkan.